Situs Web Berita & Media
News Nasional Kompas
Hari Rabu 26/07/2017
Warta: By Eduard sela-sela hari ini
Harian Kompas Kompas TV
Kompas.com Kompasiana.com Kompaskarier.com Gramedia.com Otomania.com Juara.net
Register Login News Ekonomi Bola Tekno Sains
Entertainment Otomotif Lifestyle Properti Travel Edukasi Kolom ImagesTV VIK
Home News Nasional
Menko Darmin: Redenominasi untuk "Pride" Indonesia
Ihsanuddin
Kompas.com - 26/07/2017, 18:28 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian RI, Darmin Nasution Ketika Ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (9/6/2017).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Menteri Koordinator Perekonomian RI, Darmin Nasution Ketika Ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (9/6/2017).
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, salah satu fungsi redenominasi rupiah adalah untuk meningkatkan harga diri Indonesia di dunia internasional.
Dengan mengubah Rp 1.000 menjadi Rp 1, maka mata uang Indonesia tidak akan terlalu jomplang apabila dibandingkan dengan negara-negara lainnya.
"Itu adalah untuk efisiensi sebenarnya, dan ada juga soal pride (harga diri)," kata Menko Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/7/2017).
"Coba tanya bapak atau ibu yang pergi haji itu, bawa uang segepok kok dituker cuma dapat berapa lembar. Itu merasa gimana. Atau turis dari luar, dia kasih 300 dollar AS dapat banyak sekali. Dia mulai mikir, ini negara apa sih," ujar Darmin.
Darmin menambahkan, redenominasi ini juga bisa membuat penghitungan keuangan lebih sederhana. Tak ada lagi angka 0 yang terlalu banyak.
"Saya kalau guyon ngomong begini, anak sekolah masuk SD hitungannya 5 + 6 = 11, begitu keluar kok sekian ribu ditambah sekian ribu. Kita perlu lah sesekali mencocokkan apa yang ada di kelas dengan yang di luar. Supaya tidak dobel memori yang dipakai," ucap Darmin.
Namun, Darmin mengatakan, program redenominasi rupiah ini memang tidak bisa langsung dieksekusi dalam waktu dekat. Perlu sosialisasi yang panjang dan menyeluruh agar masyarakat tidak kebingungan.
"Ada masa transisi yang makan waktu beberapa tahun. Ini makanya perlu sosialisasi. Menyiapkan peraturan, undang-undang," kata dia.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardoyo mengklaim telah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan proses Rancangan Undang-Undang Redenominasi Mata Uang.
(Baca: Gubernur BI Klaim Dapat Restu Presiden soal Redenominasi Mata Uang)
Hal itu diungkapkan Agus usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/7/2017).
Jika prosesnya mulus, Agus berharap wakil rakyat di DPR RI akan memasukkan RUU Redenominasi Mata Uang yang pernah diajukan ke DPR RI tahun 2013 tersebut ke Program Legislasi Nasional prioritas tahun 2017.
Kompas TV "BI Jangkau" Perluas Distribusi Rupiah di Wilayah NKRI
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Redenominasi Rupiah
PenulisIhsanuddin
Editor : Abdon sambom
Copyright @ kompas 26/07/2017
Bagaimana redaksi anda tentang artikel ini.
Berita Terkait
Saksikan foto menarik di bawah ini:
Rekomentasi untuk anda.
Komentar
Tulis Komentar
Terkini lainnya.
redenominasi
Darmin Nasution
Berita Terkait
Gubernur BI Klaim Dapat Restu Presiden soal Redenominasi Mata Uang
Saat Wapres Minta Gubernur BI Jawab soal Redenominasi Rupiah
Presiden Minta Ada Pembahasan Detail soal Redenominasi
RUU Redenominasi Diupayakan Masuk Meja DPR Tahun Ini
DPR Dukung RUU Redenominasi Dibahas Tahun Ini
View more on Facebook
This site was designed with Websites.co.in - Website Builder
We appreciate you contacting us. Our support will get back in touch with you soon!
Have a great day!
Please note that your query will be processed only if we find it relevant. Rest all requests will be ignored. If you need help with the website, please login to your dashboard and connect to support
Search keyword
Want to know more about us
Fill in your details and we will get in touch at our earliest convenienceWant to know more about
Fill in your details and we will get in touch at our earliest convenience